Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Pria Bawa Seprai Menyusup Istana Ratu


AFP
Ratu Elizabeth II
LONDON, KOMPAS.com — Dua laki-laki, yang dikatakan media sebagai pemrotes mahasiswa, ditahan ketika mencoba menyusup Istana Buckingham, rumah Ratu Elizabeth di London.
Kedua laki-laki itu, berusia 20 dan 26 tahun, ditahan pada Rabu pagi setelah mereka mencoba melewati beberapa petugas pos penjaga di Istana, tetapi dihentikan dan digeledah, demikian dikatakan juru bicara polisi kepada Reuters.
"Salah satu dari mereka dipercaya membawa seprai kasur dengan tulisan slogan politis," tambah sumber tersebut.
Sky News mengatakan, kedua pelaku itu diperkirakan sebagai mahasiswa, yang memprotes rencana kebijakan pemerintah yang akan menaikkan biaya sekolah tinggi.
Polisi mengonfirmasi penahanan tersebut dan dikatakan bahwa kedua laki-laki itu ditahan atas dugaan penyusupan dalam wilayah lindung yang melanggar Peraturan Kejahatan Teroganisasi dan Hukum Kepolisian. Kedua laki-laki itu masih dalam tahanan.
Unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa terhadap rencana kenaikan biaya sekolah pada akhir tahun lalu menjadi kisruh, dengan sekelompok yang memimpin kebanyakan kerusuhan serius di London selama beberapa tahun.
Bahkan, belum lama ini ada pemrotes menyerang limusin yang membawa Pangeran Charles beserta istrinya Camilla.
Salah satu jendela retak, cat putih dilempar ke mobil itu, dan sejumlah menteri mengatakan, Camilla mendapat kontak fisik dengan pemrotes, yang menurut media melaporkan bahwa ia telah disodok memakai tongkat kayu.
Pada 2004, seorang pemrotes yang memperjuangkan hak kunjungan ayah dari pasangan bercerai, memakai kostum Batman, memanjat balkon Istana, kemudian membentangkan spanduk

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ini Dia, "Restoran" Khusus untuk Anjing


SHUTTERSTOCK
Ilustrasi
RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com - Makanan segar alami tak hanya baik buat manusia, tetapi juga bagi hewan peliharaan. Itu sebabnya, sepasang suami-istri di Rio de Janeiro, Brasil, membuka rumah makan khusus anjing piaraan.
”Begitu Anda memiliki (hewan) piaraan, (rasa sayangnya) seperti kepada anak atau orangtua, Anda ingin memberi yang terbaik buat mereka,” tutur Rachel Zanardi (49), pengacara yang mengaku bahwa kesehatan dua anjingnya, Julyane dan Davyd, makin baik setelah diajak jajan di Pet Delicia, nama rumah makan itu.
Meski begitu, pemilik rumah makan itu menolak menyebut tempat usahanya sebagai restoran. ”Kami lebih memilih menyebutnya ’tempat untuk anjing’ daripada restoran karena masih banyak orang kelaparan di negara seperti Brasil ini,” tutur Roberta Camara. (Reuters/AFP/DHF)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ibu "Facebookan", Anak Tewas Tenggelam


Daily Mail
Ilustrasi
DENVER, KOMPAS.com — Semoga kisah memilukan dari Denver, Colorado, AS, ini menjadi pelajaran bagi pencandu Facebook di seluruh dunia. Seorang anak berusia 13 bulan tewas tenggelam setelah dibiarkan mandi berendam sendirian oleh ibunya yang keasyikan membuka situs jejaring sosial Facebook di kamar sebelah, September tahun lalu. 

Sang ibu, Shannon Johnson (34), kini ditahan dan terancam hukuman penjara maksimal 48 tahun atas tuduhan penganiayaan anak. Johnson mengaku kepada polisi, ia sering meninggalkan anaknya mandi di bak rendam (bathtub) sendirian karena ia merasa anaknya itu sudah "mandiri", suka ditinggal sendirian, dan ia tidak mau anaknya menjadi "anak mama". 

Saat ditanya, mengapa ia nekat meninggalkan anaknya—yang punya riwayat epilepsi—sendirian di bak rendam, Johnson hanya menjawab, "Itu memang tindakan yang sangat bodoh."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS